Belanja sayur

Pagi-pagi masih males, katanya mau jalan-jalan ke Pulo Mas. Berhubung Habib masih tidur ya udah dipending ajah. Bunda masak dulu dan beberes. Bulek sama siMbak lari pagi katanya ke Pulo Mas.
Belum kelar di dapur, Habib sudah bangun.
Ya sudah deh..’penculikan’ dimulai.
Bunda berpakaian dulu terus ngajak Habib belanja. Berhubung agak siangan nih jadinya sayur di Mbak sayur yang deket sudah habis. Jadilah jalan ke komplek pertamina. Naik sepeda, Habib senang sekali.
Berhenti dan nunggu Bunda belanja mbuat Habib bete, langsung turun dan ke Bunda yang sedang milih sayuran. Habib gak ketinggalan, ngambil jangung dan dibawa pergi.
“Lho Nak…itu belum dibayar…”
“Apa?”
“Jagungnya belum dibayar..ditaruh di situ aja ya dulu…”
Habib menaruh jagung dikumpulan sayur yang sudah Bunda pilih.
Selesai belanja sayur, Bunda letakkan di jok belakang sepeda Habib.
Habib tertawa, karena dia mbonceng sayuran. “Hahaha…”
Eh..Bunda mau beli ikan dulu ya..
Turun deh Habib, liat ikan….diambilnya ikan, dan dipegang-pegang sambil ngoceh-ngoceh.
“Iiih..Habib itu kan bau..” kata Mbak Farah.
“gak papa, nanti kan cuci tangan…” kata Bunda
Habib serius mainin ikan yang ada di box.
Bunda sudah selesai belanja ikan, Habib gak mau berhenti mainan ikannya.
Mau gak mau Bunda harus rayu Habib nih…
“Bi, kita liat bis yuuk….”
“Mana?”
“Di jalan raya….mau ya..”
“He eh…”angguknya
“Tapi cuci tangan dulu…Bang, Habib numpang cuci tangan yaa…”
“Iya..Habib…”
Setelah itu kita pulang lewat jalan Raya, muter nih ceritanya. Seneng bukan main…..
Sampe rumah kita sarapan dan Habib mandi terus bobo deh.
Sorenya Habib, Ayah dan Bunda pergi kondangan ke nikahannya Tantenya Bang Alung. Habib sudah rapi dan kita pergi bersama. Di sana Habib ternyata doyan lho sama siomay. Bisa makan sendiri pake garpu dan habis lagi….subhannallah..Ayah Cuma geleng-geleng kepala.
“Ternyata Anak Ayah nih sudah pinter ya..”
“Nyaaam…..” kata Habib sambil memasukkan potongan siomay ke mulutnya.
Pulang dari kondangan, kita ke Toko Berkah. Ngajak Habib main kuda-kudaan. Hehehe..Habib gak mau pulang sebelum naik yang Micky Mouse. Padahal ada yang naik dan Habib mau ikutan. Maksa nih Bi!”Nunggu Mbak turun ya…”
Dan Habibpun naik..senang sekali….sampe gak mau pulang..hehehe
“Dah cukup Nak!, kita pulang yaa…”
“Haaaa……mana?”
“Sudah ya, kita pulang…”
Tampang sedih…:(
“Main ke Mas Kiki yuuk…”
He eh..angguk kepala
Rupanya Mas Kiki masih marahan nih sama Habib. Gak mau dideketin, dan pasti memejamkan mata kalau papas an sama Habib. Kenapa juga Mas Kiki begitu?
“Mas Kiki kenapa sih ? Kok kalau ketemu Habib aja begitu…” kata Mama.
Habib malah ketawa liat Mas Kiki begitu, dan pengen megang kepalanya yang ngundul.
Mas Kiki masih takut sama Habib, buru-buru lari dibelakang siMbak.
“Hehehehe…” kata Habib.

Comments

Anonymous said…
Good design!
[url=http://rujwahja.com/eyse/ynje.html]My homepage[/url] | [url=http://hczsaoac.com/vwzy/jbud.html]Cool site[/url]
Anonymous said…
Good design!
My homepage | Please visit
Anonymous said…
Nice site!
http://rujwahja.com/eyse/ynje.html | http://qckvxyoe.com/ixll/sgar.html

Popular posts from this blog

2 Muharam => Miladnya Habib = 2 tahun lho

Bunga & Cewek